PEREMPUAN WAJIB TAHU CIRI-CIRI KEPUTIHAN YANG BERBAHAYA

Keputihan atau vaginal discharge merupakan cairan yang keluar dari vagina (sistem reproduksi perempuan). Cairan keputihan membawa keluar sel-sel mati dan bakteri yang berasal dari kelenjar di leher rahim dan dinding vagina. Perempuan yang sudah berada pada masa subur atau pubertas sering mengalami permasalahan tersebut. Hal tersebut normal terjadi pada perempuan, namun banyak yang menganggap terjadinya hal tersebut pada organ reproduksi perempuan sebagai sesuatu yang kurang baik dan perlu dicegah. Padahal, keluarnya cairan tersebut justru dapat membantu mencegah terjadinya infeksi sehingga vagian tetap bersih terhindar infeksi dan iritasi. Meskipun cairan tersbeut dapat mengelurkan kotoran dari tubuh perempuan dan normal terjadi, anda tetap haruw waspada terhadap kemungkian-kemungkinan lain yang menandai munculnya suatu penyakit.

Keputihan dapat terjadi pada perempuan dalam rentang waktu dan keseringan yang berbeda-beda. Ada yang sering mengalamai dan ada pula yang hanya sesekali saja. Banyaknya cairan  yang keluar pada perempuan memiliki volume yang juga berbeda.            Ada perempuan yang hanya mengeluarkan sedikit dan ada pula yang banyak. Selian itu, setiap perempuan juga mengalami keputihan yang memiliki bau, tekstur, dan warna yang berbeda-beda. Ada perempuan yang mengalami keputihan cair, lengket, elastis, dan kental. Dan ada pula perempuan yang mengalami keputihan disertai bau tidak sedap dan tidak disertai bau. Berikut ini ciri-ciri keputihan yang berbahaya pada perempuan:

  1. Jumlah cairan yang keluar dari vagina banyak.
  2. Keputihan disertasi perubahan warna yang berbeda dengan biasanya, seperti berwara kekuningan, hijau, cokelat, atau keabu-abuan.
  3. Tekstur cairan yang keluar lebih kental, berbusa tau menggumpal.
  4. Cairan menimbulkan bau yang tidak sedap seperti bau anyir.
  5. Seringkali muncul rasa gatal, pembengkakakn, warna kemerahan, dan iritasi pada vagina.
  6. Adanya lenting, lecet, atau luka di area vagina.
  7. Timbul rasa panas atau nyeri saat buang air kecil,
  8. Disertai dengan demam atau rasa nyari di area perut.
READ  Cara mengetahui penyebab darah kental

Itulah beberapa ciri-ciri keputihan yang berbahaya. Ketika anda mulai mengalami ciri-ciri tersebut angan sampai meremahkan. Segera lalukan penanganan dini agar tidak menimbulkan akibat yang fatal. Untuk menghindari hal-hal buruk pada organ reproduksi anda, lakukan pencegahan dan perawatan secara rutin. Berikut ini alternatif yang dapat dipraktekkan untuk merawat organ intim yang tepat agar keputihan berbahaya dan dapat dicegah:

  1. Anda harus membiasakan dengan rutin membersihkan area vagina dengan air hangat dan sabun yang berbahan lembut. Anda usahakan menghindari sabun yang menggunakan bahan keras karena dapat mengiritasi vagina.
  2. Lakukan cara pembersihan vagina dengan tepat, yakni bersihakan dari arah depan (arah vagina) menuju belakang (arah anus). Hal ini penting dilakukan untuk mencegah bakteri yang berasal dari anus menyebar ke area vagina.
  3. Jika anda berpikir keputihan dapat dicegah dengan menggunakan sabun pembersih, atiseptik, penghilang bau yang justru mengganggu keseimbangan bakteri alami pada vagina yang berakibat pada keputihan tidak
  4. Ketika terasa gatal jangan menggaruk di area vagina atau vulva karena berakibat infeksi dan luka.
  5. Gunakan pakaian dalam yang menggunakan bahan lembut seperti kain katun. Hindari juga penggunaan pakaian yang terlalu ketat dan pantyliners.

 

READ  Pengertian dan pencegahan pada darah kental

Itulah cara merawat organ intim anda untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya keputihan yang berbahaya. Selalu ingat untuk menjaga kebersihan diri, menjaga pola makan agar terhindar dari ancaman keputihan yang berhaya sehingga tidak akan terjadi penyakit yang fatal.

 

Sumber gambar: alodokter.com